Teman-teman sekalian
tentunya menyukai berada di ruangan yang rapi dan cantik bukan? Sebanyak apapun
barang-barang dan pernak-pernak kalian asalkan tersimpan dan tertata rapi pada
tempatnya, tentunya tidak akan menjadi masalah, apalagi sampai mengganggu
pemandangan.
Kali ini saya akan share sedikit mengenai storage cantik berbahan
unik. Ada berbagai macam pilihan storage yang tersedia di pasaran. Namun kali
ini, saya akan mengulas mengenai storage yang berbahan serat alami, seperti
dari rotan, pandan pelintir, gajih, maupun eceng gondok. Penampilannya yang
cantik membuat storage-storage ini tak hanya sekedar sebagai wadah penyimpanan,
tetapi juga kerap tampil menjadi elemen estetik dalam tatanan interior ruangan.
Storage berbahan serat alami kini hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari laundry basket, keranjang piknik, keranjang majalah, kotak mainan anak-anak, tempat penyimpan CD, stationary box, placemat, sampai tudung saji sebagai piranti makan.
Proses pembuatannya sendiri
masih banyak mengandalkan tenaga manusia (pengrajin). Setelah dibersihkan, umumnya bahan-bahan serat alami ini melalui proses penjemuran dahulu dibawah
sinar matahari. Proses ini sangat penting guna menghilangkan kadar air
di dalam bahan, sebab kondisi lembab bisa menyebabkan jamur bahkan pembusukkan
pada serat alami. Proses ini banyak bergantung dari ketersediaan sinar
matahari. Jika musim hujan datang, proses pengeringan bisa
tersendat.
Setelah bahan-bahan
baku tersebut sudah dipastikan kering, barulah beranjak ke tahap pewarnaan dan
pembentukkan (penganyaman). Tahap pewarnaan dan pembentukkan bersifat fleksibel
tergantung kebutuhan. Ada jenis produk yang memang perlu diwarnai lebih dulu,
baru kemudian dianyam sesuai bentuk yang ingin dicapai, ada juga produk yang
bahan bakunya perlu dibentuk terlebih dahulu baru setelah itu masuk ke proses
pewarnaan. Setelah warna kering dengan sempurna, maka produk siap untuk
dipackaging dan dikirim ke toko-toko untuk dipasarkan.
Biasanya, harga produk
berbahan serat alami yang dijual di pasaran agak sedikit mahal karena selain proses
pembuatannya yang cukup lama dan handmade,
produk ini terbilang unik dan ‘nyeni’.
Lalu cara merawat supaya produk ini lebih awet, cukup dibersihkan dengan
menggosokkan sikat gigi kering ke kisi-kisi anyamannya setiap 1 minggu sekali
atau bisa juga dengan menggunakan vacuum cleaner dengan kekuatan kecil. Selain
itu, jauhkan dari tempat yang lembab dan basah, karena air adalah musuh utama bagi
produk ini. Apabila terkena air, segera keringkan dengan lap kering kemudian
jemur di bawah sinar matahari.
Jadi… bagaimana
teman-teman? Tertarik untuk mengisi dan menata ruangan kamu dengan storage
cantik ini? ^.^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar